KORANKAMPUS.COM - Tim dosen Fakultas Farmasi dan Sains (FFS) Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (Uhamka) melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Davao, Filipina, Kamis (11/8).
Tim PKM Uhamka diketuai oleh Ari Widayanti, menjelaskan
kegiatan ini bertujuan mengedukasi guru dan siswa tentang peredaran obat-obatan
di masyarakat.
Ari selaku dosen FFS Uhamka mengatakan, peredaran obat-obatan yang ada di
masyarakat sangat beragam dan bervariatif, baik dari bentuk, warna, maupun
kegunaannya. Ia juga menambahkan bahwa masyarakat mendapatkan obat-obatan baik
yang berdosis rendah ataupun dosis tinggi dengan mudah di pasaran. Hal ini
dapat berakibat fatal bila terjadi kesalahan dalam penggunaan obat yang beredar
di masyarakat.
“Sangat penting hal ini diketahui oleh semua orang secara
dasar mengenai jenis-jenis obat yang ada di masyarakat,” tutur Ari.
Ari melanjutkan, guru dan siswa sekolah saat ini bisa
memperoleh banyak informasi bukan hanya dari rumah sakit, tetapi juga bisa
melalui media sosial tanpa mencari tahu terlebih dahulu mengenai seberapa
penting efek dari obat tersebut dikonsumsi.
“Melalui komunitas guru dan siswa sekolah dan para siswa
diharapkan informasi mengenai peredaran obat dapat disebarkan kepada masyarakat
lainnya yang ada di Davao, Filipina,” ujar Ari.
Ari berharap edukasi ini dapat mencerahkan sivitas Sekolah
Indonesia Davao Filipina tentang informasi peredaran obat.
“Guru dan siswa sekolah akan lebih selektif dalam pemilihan
obat yang akan dikonsumsi oleh keluarganya,” ungkapnya.
Sementara itu, Muhammad Heru Santoso selaku Wakil Kepala Bidang Kurikulum Sekolah
Indonesia Davao Filipina, menyampaikan
rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada tim dosen yang mengajarkan
cara memperoleh, menggunakan, dan membuang obat.
