Kegiatan ini turut dihadiri oleh Prof Gunawan
Suryoputro selaku Rektor Uhamka, Abd. Rahman A. Ghani selaku Wakil Rektor I, Zamah Sari sekaku Wakil Rektor
II, Lelly Qodariah selaku Wakil Rektor III, Bunyamin selaku Wakil Rektor IV,
Eko Digdoyo selaku penulis buku dan dosen Uhamka, Prof Suryaman selaku
pembahas, Prof Agus Suradika, Mudjiarto selaku pembahas, dan segenap Stakeholder Uhamka.
Prof Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka
menyampaikan bahwa 10 tahun terakhir ini Uhamka memberikan prioritas kepada
publikasi jurnal, Uhamka telah membentuk unit pengembangan jurnal dan
menyediakan bimbingan teknis khusus.
"Hari ini saya berterima kasih kepada teman
sejawat dosen memulai kembali untuk menghidupkan ghirah dan semangat dalam
meningkatkan aktivitas menulis buku. Dan saya ucapkan selamat atas launching
dari ketiga buku ini," tutur Prof Gunawan.
Dilain pihak, Purwosusilo selaku
Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengapresiasi setinggi-tingginya
kepada para penulis di Uhamka.
"Saya yakin buku ini sangat banyak manfaatnya.
Saya mohon, budaya menulis ini bisa diikuti oleh anak-anak kami disatuan
pendidikan dengan meluangkan waktu dan pikiran untuk membangun bangsa kita ini
di bidang pendidikan terutama di provinsi DKI Jakarta. Kami berharap kerjasama
dengan Uhamka dapat terus berjalan, ditingkatkan, dan diperluas dengan
baik," ujar Purwo.
Prof. Abd. Rahman A. Ghani selaku Wakil Rektor I Uhamka
sekaligus penulis buku Pendidikan Berkeadaban menyampaikan bahwa dunia
pendidikan belum menjadi king maker
yang menjadi memberi arah dan fungsi dalam perubahan.
“Pendidikan di Indonesia masih tampak compang-camping
dalam merespon berbagai kondisi bangsa ini. Persoalannya bukan terletak pada
lebih baik atau buruk namun respon pendidikan terhadap perkembangan zaman
tampak kurang memiliki sistematika dan struktur yang jelas. Fokus perubahan
bukan seringkali seperti apa manusia yang hendak diwujudkan. Inilah menjadi
tesis dalam buku ini,” tutur Prof Rahman.
Bunyamin selaku Wakil Rektor IV Uhamka sekaligus
penulis buku Total Quality Management
(TQM) menuturkan bahwa semasa ia mengenyam pendidikan S3 di Universitas Negeri
Jakarta (UNJ), ada mata kuliah Total Quality Management in Education. Banyak
buku yang mengkaji mengenai hal tersebut. Ia terilhami dan senang dengan kajian
TQM di dalam pendidikan karena sejarah dari TQM adalah manajemen yang
dipraktikkan oleh berbagai perusahaan di luar negeri.
“Para tokoh pendidikan menganalisis, apakah sebuah
perusahaan atau industri itu bisa dipraktikkan dalam dunia pendidikan hingga
lahirnya judul Total Quality Management in Education,” ujar Bunyamin.
Selanjutnya, Dosen Uhamka Eko Digdoyo sekaligus
mewakili tim penulis Uhamka buku Kewirausahaan
dan Konsep Pengembangan memaparkan bahwa penulisan buku Kewirausahaan ini
berangkat dari suatu kebijakan mengenai tuntutan mengikuti kurikulum KKNI,
salah satunya adalah mahasiswa tidak hanya mendapatkan keilmuan keprodian tapi
harus diimbangi dengan kemampuan peningkatan skill yang lain. Melalui kebijakan
Rektor saat itu, terbitlah SK Rektor bahwa mata kuliah MKU Kewirausahaan
menjadi MKU yang umum diselenggarakan di Uhamka.
“Tahun lalu, bersamaan dengan izin serta dukungan dari Pak Rektor dan pimpinan, maka terbitlah buku ini dan tentunya kami ucapkan terima kasih kepada tim penerbit sehingga telah terpublikasi hasil dari karya bapak ibu dosen Uhamka. Kami bahagia karena dapat memberikan satu hadiah dalam bentuk akademik yang bisa dipublikasikan,” jelas Eko.